Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label obat. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 September 2014

Manfaat (Imperata Spec.) Alang Alang Untuk Berbagai Penyakit: Obat Tradisional (Herbal)

Manfaat (Imperata Spec.) Alang Alang Untuk Berbagai Penyakit: Obat Tradisional (Herbal)

wikimedia commons
A. Alang - Alang (Imperata Spec.);
 Ilalang, Lalang, Halang, Alalang, Re, Rih, Jih, Eurih, Reya, Iye, Ngaingo, Luo.

B. Tempat Tumbuh;
Tumbuh liar di hutan dan di ladang-ladang terutama  di tempat-tempat yang tanahnya dibiarkan tandus. Tumbuhan berumpun  dan mudah berkembang biak. Tingginya sampai 2 meter. Daunnya berbentuk pita. Bunganya bulir majemuk, warnanya putih, mudah diterbangkan oleh angin. Tumbuhan ini (rimpangnya) mengandung zat-zat; damar, asam-kersik, dan logam alkali.

C. Obat Penyakit;
Rimpangnya untuk penyakit: 
Beser-kencing, Kencing darah, Radang ginjal, Ginjal berbatu, Kencing nanah, Raja singa, Luka-luka, Demam, Tekanan darah tinggi, Urat saraf lemah.
Semua bagiannya untuk penyakit:
Kurap.
Untuk penyakit lainnya Klik Obat Herbal.

Sumber: Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang
Read more...
Khasiat Andewi (Cichorium Endivia Linn)  Untuk Berbagai Penyakit: Obat Tradisional (Herbal)
wikimedia commons

A. Andewi;

 Andiwi, Andevi, Andebi, Andepi.

B. Tempat Tumbuh;
 Banyak ditanam orang dikebun dan diladang-ladang yang tanahnya gembur lagi cukup mendapat sinar matahari. Tanaman yang diperlukan untuk keperluan sayur-mayur. Tanaman semusim tingginya samapai 1,5 m.Daunnya tunggal berbentuk bulat telur dengan lekuk pada bagian atas. Daun andewi banyak dibuat sayur asinan. Bunganya berwarna biru muda, tumbuh pada ketiak daun. Buahnya berbentuk limas. Tumbuhan ini daunnya mengandung zat-zat: protien, kalsium, besi, vitamin A,B, dan C.

C. Obat Penyakit;
Daunnya dan semua bagiannya untuk penyakit: 
Ambein, Kencing kurang lancar.
Untuk penyakit lainnya Klik Obat Herbal.

Sumber: Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang
Read more...

Manfaat Daun Mint Untuk Kulit dan Pencernaan

Manfaat Daun Mint Untuk Kulit dan Pencernaan
wikimedia commons
Daum mint terkenal sebagai tanaman herbal yang memberi sensasi dingin menyegarkan. Daun berwarna hijau dan berbulu halus ini punya beragam manfaat kesehatan, seperti mengatasi jerawat dan melancarkan saluran pencernaan.
Selain itu juga sangat baik untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Dilansir dari DetikFood (22/03/2014), inilah beberapa manfaat daun mint untuk kulit.

1.Hilangkan gatal bekas gigitan nyamuk

Daun mint bersifat anti-inflamasi dan bisa mengatasi masalah kulit umum, seperti gatal akibat gigitan nyamuk. Untuk mengurangi sensasi gatal, tempelkan daun mint pada bagian tubuh yang bentol atau gatal. Cara ini juga bermanfaat untuk melembutkan kulit.

2. Atasi kutu rambut
Rasa gatal yang ditimbulkan kutu rambut tentu akan mengganggu penampilan. Alih-alih menggunakan bahan kimia untuk mengatasinya, cobalah pijat rambut dengan minyak mint setidaknya 3-4 kali seminggu. Lakukan rutin untuk hasil maksimal.
3. Hilangkan bekas jerawat
Jerawat bisa meninggalkan bekas di kulit wajah, seperti noda hitam. Untuk mengatasinya, tempelkan campuran jus mint dan oat ke area bekas jerawat. Cara ini juga dapat menyingkirkan sel-sel mati di kulit wajah.

4.Atasi tumit kasar
Tumit kasar dan pecah-pecah membuat sepatu hak tinggi yang Anda kenakan tak terlihat cantik. Atasi masalah ini dengan merendam kaki kedalam air hangat berisi daun mint. Cara ini juga memberikan sensasi aromatik dan rileks untuk Anda. Lakukan rutin untuk hasil maksimal.  

5. Menghilangkan jerawat
Daun mint juga bermanfaat untuk menghilangkan jerawat. Caranya, olesi wajah dengan campuran jus daun mint dan air mawar. Biarkan selama 20 menit, lalu cuci bersih. Jerawat akan hilang secara bertahap.
Untuk informasi obat herbal lainnya Klik Obat Herbal.
Read more...

Manfaat Anggrek Merpati (Dendrobium Crumenatum) Untuk Berbagai Penyakit: Obat Herbal

Manfaat Anggrek Merpati (Dendrobium Crumenatum)  Untuk Berbagai Penyakit: Obat Herbal
wikimedia commons

A. Anggrek Merpati; 
Anggrek Merapati, A Bawang, Bunga Angin;
B. Tempat Tumbuh;
Tumbuh liar dan biasanya hidup menempel pada pohon lain (pohon Johar, Kenari, Mempelam, Jambu). Banyak juga ditanam orang sebagai tanaman hiasan. Tumbuhan ini berumbi semu, gunanya untuk menyimpan air. Bunganya putih berbau agak harum. Daunnya agak lonjong. Tumbuhan ini batang dan daunnya mengandung zat alkaloida.
C. Obat Penyakit;
Air umbi semu dan getahnya untuk penyakit.
Radang anak telinga.
Untuk penyakit lainnya Klik Obat Herbal.

Sumber: Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang
Read more...

Manfaat Antanan Gunung (Pimpinella Pruacan) Untuk Berbagai Penyakit: Obat Herbal

 Manfaat Antanan Gunung (Pimpinella Pruacan)  Untuk Berbagai Penyakit: Obat Herbal

wikipedia
A. Antanan Gunung.
Purwaceng, Purwaaceng, Prewacan, Gebangan Depok, Suri Pandak Abang.
B. Tempat Tumbuh.
Tumbuh liar di hutan-hutan daerah pegunungan yang agak tinggi di Jawa Barat dan Jawa Tengah (G. Galunggung, G. Pangrango, Dataran Tinggi Dieng, G, Slamet). Tumbuhnya semak, tingginya sampai 0,50 m. Akarnya berbau harum. Tumbuhan ini akarnya dan batangnya mengandung minyak terbang.
C. Obat Penyakit.
Kurang atau susah buang air kecil. Lemah syahwat.
Untuk penyakit lainnya Klik Obat Herbal.
Sumber: Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang
Read more...

Manfaat Arairut (Maranta Arundinaceae) Untuk Berbagai Penyakit: Obat Herbal

Manfaat Arairut (Maranta Arundinaceae)  Untuk Berbagai Penyakit: Obat Herbal
wikipedia commons

A. Arairut.
Arerut, Irut, Garut, Pirut, Larut, Jelarut, Salarut, Waerut, Paruta, Saguban, Sakudrawa, Ubisagu, Sagu Belanda, Srarut, Patat Sagu, medawik Cina, Angkrik, Marus, Krakus, Tawang, Labia, Walanta, Peda-peda, Peda-peda sula, Hulamoa, Laru, Huda sula, Tumbango, Bolano.
Garut, ararut atau irut (Maranta arundinacea) adalah sejenis tumbuhan berbentuk terna yang menghasilkan umbi yang dapat dimakan. Garut tidak pernah menjadi sumber pangan pokok namun ia kerap ditanam di pekarangan di pedesaan sebagai cadangan pangan dalam musim paceklik. Nama-nama daerahnya di antaranya: sagu (Plg.); sagu bamban (Bat.); sagu belanda, sagu betawi, ubi sagu (Mly.); sagu rarut (Mink.). Juga, patat sagu, larut (Sd.); angkrik, garut, gaerut, irut, larut, rarut, jlarut, klarut, waerut (Jw.); arut, larut, laru, salarut (Md.); krarus, marus (Bal.); arerut towang, tawang, labia walanta, pi walanda (bahasa-bahasa di Sulut); péda-péda, péda sula, huda sula, hula moa (bahasa-bahasa di Malut).

wikipedia commons
B. Tempat Tumbuh.
Banyak ditanam orang di  pekarangan. Daunnya berbentuk lonjong. Bunganya berwarna putih. Bonggol akarnya panjang-panjang dan berbuku-buku. Bonggol itu berselaput tipis dan mudah dikelupas, didalamnya banyak terkandung zat-zat : patinya (amilosa, amilopektin), protien, lemak, kalsium, fosfor dan besi. 
Tanaman Terna menahun, tegak, dengan batang-batang yang bercabang menggarpu, tinggi 40–100 cm. Rimpangnya lunak dan membengkak, berdaging, keputih-putihan atau kemerahan, dengan sisik daun putih kemerahan. Daun bertangkai panjang, berpelepah pada pangkalnya dan menebal, dengan helaian bentuk lonjong atau bundar telur-melonjong berujung runcing. Bunga majemuk dalam malai terminal (di ujung batang), zigomorfik, berwarna putih. Buah melonjong, merah tua, gundul sampai berambut.
Garut terutama ditanam untuk umbinya, yang menghasilkan pati yang berkualitas tinggi, berukuran halus dan berharga mahal. Rimpang garut juga dapat dijadikan sumber karbohidrat alternatif untuk menggantikan tepung terigu. Rimpang segar mengandung air 69–72%, protein 1,0–2,2%, lemak 0,1%, pati 19,4–21,7%, serat 0,6–1,3% dan abu 1,3–1,4%.
wikipedia commons

Tanaman garut hias
Tepung garut baik untuk dikonsumsi oleh orang yang lemah atau yang baru sembuh dari sakit, karena mudah dicerna oleh penderita masalah perut atau masalah usus. Tepung ini juga digunakan sebagai pengenyal berbagai macam makanan, bumbu, sup, gula-gula, masakan dan makanan pencuci mulut seperti puding dan es krim. Bubur dari rimpang yang masih segar digunakan sebagai obat oles luka dan luka bernanah; patinya dicampur dengan air atau susu digunakan untuk mengobati masalah-masalah perut (misalnya mengobati keracunan) dan diare. Seluruh bagian rimpang yang belum berserat dapat dimakan dengan cara dikukus atau dipanggang lebih dulu.
Bubur yang dihasilkan dari rimpang dipakai dalam pabrik kertas, karton, bantal dan papan tembok, dan patinya sebagai bahan dasar bedak, lem dan sabun. Ampas sisa pembuatan tepung dimanfaatkan untuk pakan ternak dan pupuk. Daunnya digunakan sebagai pembungkus. Sementara itu, beberapa kultivar garut dengan daun yang berwarna menarik digemari pula sebagai tanaman hias

C. Obat Penyakit.
Patinya untuk penyakit; Mencret, Rachitis, Radang Usus.
Untuk penyakit lainnya Klik Obat Herbal.
Sumber wikipedia & Cabe Puyang Warisan Nenek Moyang

Read more...